
Paparkan Hasil Asuhan Kebidanan Komunitas, Mahasiswa Kebidanan Universitas Sumatera Barat Gelar Seminar Hasil Praktik Lapangan di Nagari
SUMATERA BARAT — Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan Praktik Kebidanan Komunitas dan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan Universitas Sumatera Barat sukses menggelar Seminar Hasil Praktik Lapangan, bertempat di kantor nagari/desa tempat penempatan.
Kegiatan akademik dan pengabdian ini dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), bidan koordinator puskesmas setempat, wali nagari, kader posyandu, serta tokoh masyarakat setempat.
Paparkan Solusi Nyata Berbasis Eviden (Evidence-Based Practice)
Dalam kegiatan seminar tersebut, kelompok mahasiswa memaparkan hasil identifikasi masalah kesehatan (community diagnosis) serta program intervensi yang telah mereka laksanakan selama berminggu-minggu tinggal bersama masyarakat.
Beberapa poin utama yang dipresentasikan meliputi:
Capaian Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA): Hasil pendampingan ibu hamil berisiko tinggi, pelaksanaan kelas ibu hamil, serta evaluasi keaktifan posyandu balita dan lansia.
Intervensi Percepatan Penurunan Stunting: Pemaparan data riil mengenai pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi gizi seimbang, serta pemanfaatan pangan lokal sebagai pengolahan makanan tambahan (PMT).
Penyuluhan dan Kesehatan Reproduksi: Laporan kegiatan edukasi kepada remaja nagari dan pasangan usia subur terkait pencegahan pernikahan dini serta pentingnya perencanaan keluarga.
“Presentasi hari ini bukan sekadar pemenuhan tugas akademik semata, melainkan wujud pertanggungjawaban ilmiah kami kepada masyarakat dan pemerintah nagari. Kami bersyukur program kerja yang dirancang dapat diterima dan berjalan dengan dukungan penuh warga,” ungkap perwakilan kelompok mahasiswa saat menyampaikan laporan.
Apresiasi dari Pemerintah Nagari dan Tenaga Kesehatan
Pemerintah nagari bersama pihak Puskesmas memberikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan oleh mahasiswa kebidanan Universitas Sumatera Barat selama berada di lapangan. Kehadiran mahasiswa dinilai sangat membantu meringankan beban kerja tenaga kesehatan di tingkat basis, khususnya dalam menggerakkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan preventif.
“Kami sangat terbantu dengan adanya program-program inovatif dari mahasiswa kebidanan ini. Warga kami menjadi lebih antusias mendatangi posyandu dan lebih paham tentang pencegahan stunting. Semoga apa yang telah dirintis dapat dilanjutkan secara mandiri oleh kader setempat,” ujar Wali Nagari/Kepala Puskesmas dalam sambutannya.
Penyerahan Dokumen dan Penutupan Resmi
Acara seminar hasil praktik lapangan ini ditutup dengan penyerahan secara simbolis laporan akhir asuhan kebidanan komunitas kepada pihak pemerintah nagari dan puskesmas, dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan serta sesi foto bersama.
Melalui kegiatan ini, pihak universitas berharap para mahasiswa mampu mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan (leadership), serta problem-solving di dunia kerja nyata, sehingga kelak siap menjadi bidan profesional yang tanggap terhadap berbagai persoalan kesehatan di tengah masyarakat.


